Tampilkan postingan dengan label LPG (elpiji). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPG (elpiji). Tampilkan semua postingan
Tips Trick Aman dan Benar Menggunakan LPG (Elpiji)

Tips Trick Aman dan Benar Menggunakan LPG (Elpiji)

Untuk anda semua bagi yang menggunakan bahan bakar LPG (Elpigi) anda bisa menggunakan Tips Trick Aman dan Benar Menggunakan LPG (Elpiji), JAKARTA. seiring dengan terjadi beberapa insiden yang dikaitkan dengan penggunaan material LPG 3 kg (Tabung LPG 3 Kg, Kompor, Regulator, Selang). Penanganan insiden yang telah dilakukan Pertamina dalam kurun waktu 2008 - 2010 meliputi pergantian biaya pengobatan korban, asuransi bagi korban hingga asuransi aset yang mengalami kerusakan. Terdiri dari 27 insiden tahun 2008, 9 insiden 2009 dan 6 insiden tahun 2010.


Beberapa insiden tersebut disebabkan oleh bermacam-macam hal yang diduga seperti : gas LPG bocor yang terakumulasi, pemasangan regulator tidak tepat, penggunaan tabung yang tidak sesuai dengan prosedur hingga lokasi penempatan tabung dan kompor yang tidak sesuai standar keamanan (tidak ada ventilasi, merokok dalam ruangan tersebut hingga menggunakan kompor minyak tanah dan LPG secara bersamaan). Untuk menghindari terjadinya insiden, berikut di bawah ini tips menggunakan LPG yang aman dan benar:
  1. Gunakan peralatan ELPIJI (tabung, kompor, regulator dan selang) sesuai standard (SNI)
  2. Kompor dan tabung ELPIJI ditempatkan di tempat yang datar dan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik
  3. Idealnya ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke tempat aman mengingat berat jenis ELPIJI lebih berat dari udara maka apabila terjadi kebocoran ELPIJI akan berada di bagian bawah lantai dan pintu dapur harus terbuka
  4. Selang harus terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor
  5. Tabung ELPIJI diletakkan menjauh dari kompornya atau sumber api lainnya dan harus diupayakan tidak terpapar panas
  6. Pasang regulator pada katup tabung ELPIJI (posisi knob regulator mengarah ke bawah).
  7. Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung ELPIJI Pastikan selang tidak tertindih atau tertekuk
  8. Periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang maupun regulatornya dengan cara membasuh dengan air sabun pada bagian-bagian rawan kebocoran (sambungan regulator dengan valve tabung, sambungan selang ke regulator dan kompor). Apabila terjadi kebocoran akan terjadi gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas ELPIJI
  9. Rangkaian Kompor ELPIJI siap dan aman untuk digunakan
Cara menggunakan kompor yang baik :
  1. Tekan dan putar knob kompor berlawanan arah jarum jam
  2. Putar knob sampai posisi off (ditandai dengan bunyi klik) bila selesai
Tips khusus :
Ruang dapur yang menjadi satu dengan ruang makan atau ruang tidur dan tidak mempunyai ventilasi atau sirkulasi udara yang baik maka harus diperhatikan perihal sebagai berikut :
  1. Pada dini hari setelah bangun tidur dan akan menyalakan listrik dan atau menghidupkan kompor harus diyakinkan tidak ada akumulasi gas dalam ruangan dengan cara membuka pintu dan jendela terlebih dahulu. Bau khas ELPIJI mungkin menjadi tidak akan tercium apabila kita sedang pilek dan penciuman kita akan mengalami imun terhadap bau apabila kita :
    1. sudah terpapar bau tersebut selama waktu yang cukup lama  
    2. Pada saat ruangan tertutup ditinggal dalam waktu lama, pada saat membuka pintu harus diyakinkan bahwa dalam ruang tersebut tidak terjadi akumulasi ELPIJI akibat kebocoran sebelum menyalakan listrik dan sumber api lain
  2. Jangan mencolok-colok valve tabung apabila ELPIJI tidak keluar dari tabung, tukarkan dengan penjual atau agen terdekat
  3. Jangan menggunakan kompor gas dan kompor minyak tanah secara bersamaan dalam satu ruangan.
  4. Jangan menyalakan listrik dan atau menghidupkan kompor jika tercium bau ELPIJI yang bocor.
Bagaimana Merawat Tabung ELPIJI,Selang, Kompor Gas, dll 

Tabung ELPIJI
  • Tabung harus dalam posisi berdiri.
  • Tabung gas tidak boleh terkena langsung dengan sinar matahari atau sumber panas lain.
  • Tabung tidak boleh dilempar atau digelindingkan. Hindari dari nyala api yang terbuka (lampu minyak, rokok).
  • Tabung harus disimpan pada tempat yang kering, tidak basah dan tidak diperkirakan menimbulkan korosi.
  • Valve pada tabung harus dirawat dengan baik dan jangan diganggu.
  • Rubber seal harus selalu ada.
  • Pastikan ketika membeli masih terpasang seal cap. Plastik pembungkus valve.
SELANG
  • Hindari dari gigitan hewan, seperti tikus, sayatan benda tajam ataupun terkena nyala api.
  • Jangan sampai letak selang tertindih terlipat.
  • Harus dibersihkan dari sisa-sisa makanan yang tertumpah agar tidak menarik tikus.
  • Lakukan pemeriksaan harian pada selang untuk mengetahui kebocoran.
KLEM PENGAMAN
  • Pastikan benar-benar erat pemasangan klem pada sambungan selang dengan kompor dan antara selang dengan regulator untuk menghindari kebocoran.
KOMPOR GAS
  • Selalu dibersihkan secara rutin secara harian.
  • Jangan menggunakan kompor minyak tanah secara bersamaan dengan penggunaan kompor gas terutama pada saat pemasangan regulator.
TELITI DAN RAJIN MEMERIKSA
  • Periksa selalu selang, Klem, Valve dan Regulator, apabila ada indikasi yang tidak beres bawa segera ke agen.
SIRKULASI UDARA
  • Dibutuhkan sirkulasi udara pada dapur dengan member jendela lebar atau pintu. Ventilasi dekat dengan permukaan lantai sangat penting
HINDARI KEBAKARAN
  • Pada saat peralatan elpiji aktif, jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar, gunakan kompor hanya untuk memasak bukan untuk mengeringkan atau keperluan lainnya.
Mengetahui & Mengatasi Kebocoran ELPIJI
  1. Tercium bau khas gas ELPIJI yang menyengat
  2. Terdapat embunan pada tabung ELPIJI biasanya ada disekitar sambungan pengelasan tabung, neck ring, valve maupun sambungan pada foot ring
  3. Terdapat bunyi mendesis pada regulator
  4. Jika terjadi kebocoran pada tabung Gas ELPIJI tindakan yang harus segera dilakukan adalah:
    • Lepaskan regulator, bawa tabung keluar ruangan dan letakkan di tempat terbuka
    • JANGAN MENYALAKAN API ATAU MENGHIDUPKAN LISTRIK
  5. Bawa tabung gas ELPIJI tersebut ke agen atau penjual gas Elpiji
Pengertian Apa itu LPG (elpiji)

Pengertian Apa itu LPG (elpiji)

Apa itu LPG (elpiji)

 

  BAGAIMANA SIFAT-SIFAT LPG?

  • Liquified Petroleum Gas adalah kepanjangan dari singkatan (LPG) PERTAMINA dengan brand ELPIJI, merupakan gas hasil produksi dari Kilang BBM dan Kilang Gas, yang komponen utamanya adalah gas propane (C3H8) dan butane (C4H10) kurang lebih 97% dan sisanya adalah gas pentane yang dicairkan.
  • ELPIJI lebih berat dari udara dengan berat jenis sekitar 2.01 (dibandingkan dengan udara), tekanan uap ELPIJI cair dalam tabung sekitar 5.0 – 6.2 Kg/cm2
  • Zat merkaptan yang ditambahkan pada LPG dimaksudkan untuk keselamatan dengan memberikan bau yang khas, sehingga kebocoran gas mudah diketahui dengan cepat
  • ELPIJI PERTAMINA umum dipasarkan di masyarakat dalam kemasan tabung (3 kg, 12 kg, dan 50 kg)

E L P I J I (L.P.G.=LIQUEFIED PETROLEUM GAS)
Menurut Keputusan Dirjen Migas No.25 K/36/DDJM/1990 tanggal 14 Mei 1990, Gas Elpiji yang dipasarkan di Indonesia adalah gas campuran yang terdiri dari Gas Propane dan Gas Butane yang perbandingan campurannya adalah Propan 30% dan butane 70%.
Sesuai Keputusan Dirjen Migas No. 25 K/36/DDJM/1990 tanggal 14 Mei 1990 ini juga menyebutkan bahwa Spesifikasi Bahan Bakar Gas Elpiji untuk Keperluan Dalam Negeri adalah Spesifikasi LPG Propane (C3) dan Spesifikasi LPG Butane (C4) menggunakan standar ASTM (American Standard Testing Method)

Campuran atau paduan dari 2 jenis gas inilah yang dinamakan “ELPIJI” yang sekarang tersebar luas di masyarakat untuk kepentingan dapur, industri dan transportasi. Gas Elpiji termasuk yang dapat cair pada tekanan dan suhu rendah. Namun jenis gas ini mempunyai sifat dan kelakuan yang sangat berbahaya karena mudah terbakar dan mudah meledak, tidak beracun tapi jika terhirup lebih dari 1.000 ppm atau 0.1% (100%=1.000.000 ppm) akan menyebabkan mengantuk, mimpi kemudian meninggal.


Kelakuan dan sifat dari Elpiji adalah:
Elpji agar terbakar atau meledak harus terdapat/memenuhi 3 unsur yaitu:
  1. Hydrocarbon (BBM atau BBG)
  2. Oxigin (Terdapat dalam udara yang kita hirup untuk bernafas)
  3. Panas (Korek api, pematik, loncatan bunga api, elektrik statis dll.)
Ketiga unsur ini yang disebut: Segitiga Api.
Tidak begitu menguntungkan bagi Elpiji karena pada campuran tertentu akan menyebabkan ledakan yaitu pada konsentrasi gas 1.8% s/d 10% di udara terbuka atau tertutup.
Pada konsentrai gas Elpiji 0% s/d 1.8% di udara tidak akan terbakar atau meledak karena terlalu miskin hidrokarbon.
Pada konsentrasi gas 10% s/d 100% di udara juga tidak bisa terbakar karena terlalu kaya hidrokarbon.
Untuk menghindari terjadinya bahaya dari segitiga api caranya adalah dengan menghilangkan salah satu unsur tersebut pada keperluan berbeda.

KEBOCORAN GAS
Pada peralatan baik itu dapur rumahtangga, industri ataupun transportasi rentan terjadi kebocoran karena Tabung Gas adalah merupakan Bejana Bertekanan. Tekanan Gas Elpiji termasuk rendah pada suhu ruangan biasa.
Menurut Undang Undang Uap (Stoom Ordonnantie) 1930 yang masih berlaku sampai sekarang dan belum pernah direvisi, pasal 1; ayat 1, bahwa: Bejana atau tabung yang bertekanan > 1 Atmosfir (atm) harus mendapat injin dan pengawasan oleh Negara/Pemerintah.

Pada kesempatan tulisan ini hanya membahas kebocoran gas Elpiji pada penggunaan di dapur rumah tangga.
Kebocoran Gas Elpiji dapat terjadi melalui sambungan selang yang tidak kedap atau selangnya sendiri yang berpori pori sehingga dapat ditembusi oleh gas karena mutu selang yang tidak memadai, melalui katup/klep dari tabung itu sendiri yang tidak pas terhadap dudukannya atau bisa juga seperti yang pernah penulis dapati saat memasak makanan yang kuahnya dapat meluap, terjadi luapan sehingga mematikan api di kompor.Hal ini menyebabkan gas menyembur terus tanpa diawasi sehingga gas memenuhi ruangan dapur. Kebocoran lainnya karena regulator ditancapkan ke tabung dengan sistim klip on dimana karena konstruksi sangat sederhana (sudah SNI) sehingga kurang kokoh dan tidak mencekam dengan baik sehingga rentan terjadi kebocoran, ditambah lagi dengan mutu dari karet yang kurang baik.

Jika terjadi kebocoran gas Elpiji didapur akan menjadi sangat berbahaya karena hal yang tidak menguntungkan bahwa Gas Elpiji lebih berat dari udara, jika udara 1 per satuan berat maka Gas Elpiji adalah 2 per satuan berat. Konsentrasi Gas ELPIJI akan sangat berbahaya utamanya jika tidak ada peranginan yang menghembusnya keudara luar. Gas Elpiji ini akan merambat dilantai karena lebih berat dari udara, sehingga kadang kala tidak terhembus oleh angin atau exhaust fan atau tidak terhisap oleh cerobong di atas tungku dapur. Kebocoran gas Elpiji yang merambat di lantai kadangkala belum tercium orang yang sedang berdiri sehingga, setelah tercium berarti gas yang ada sudah setinggi hidung orang yang menciumnya. Volume Gas bisa aja tanpa diduga telah terakumulasi dan berada pada campuran yang dapat meledak. Campuran gas Elpiji terhadap udara sampai dengan 1.8% walaupun tersulut atau dibakar dengan pematik api tidak akan terjadi ledakan atau menyala.

Tetapi pada kandungan gas diantara 1.8% -- 10% akan meledak sangat dahsyat jika ada sumber api atau dari elektrik statis. Pada kandungan Elpiji > 10% hanya akan menyala saja.(lihat segitiga ledak dan segitiga nyala) Ledakan Elpiji pada kandungan 1.8% ---- 10% termasuk kategori sempurna sehingga sangat dahsyat daya hancurnya berlangsung secara berantai, kekuatannya tergantung dari jumlah campuran yang meledak. Pada saat meledak seluruh oksigen yang ada didaerah itu akan terpakai habis dan menjadi hampa udara, sehingga jika ada orang didaerah sekitarnya disamping mendapat luka bakar juga akan kesulitan bernafas. Bangunan sekitarnya akan porak poranda dilanda oleh udara yang bolak balik. Elpiji yang meledak pada kandungan 1.8% s/d 10% ini hakekatnya tidak diikuti oleh kebakaran. Kalau disusul oleh kebakaran berarti kandungan gas sudah > 10% menyala saja (flammable) bukan ledakan.


TABUNG GAS
Gas Elpiji kemudian dikemas dalam bentuk Tabung 3,6,12 dan 50kg, isi tabung terdiri dari bentuk Elpiji cair dan Elpiji gas jenuh. Tekanan dalam Tabung Elpiji berubah ubah seiring dengan perobahan suhu di sekelilingnya. (hokum:boyle – gay lussac). Kemasan ini memungkinkan penyebaran ke seluruh pelosok Nusantara, karena distribusi dan transportasi menjadi mudah.

Tabung gas Elpiji berapapun ukurannya tidak boleh diisi penuh, batas amannya adalah 80% dan juga tidak boleh kosong samasekali karena:
Tabung Elpiji berisi gas Elpiji dan cairan Elpiji yang bertekanan pada isi (volume) yang tetap, sehingga yang berubah (variable) adalah suhu (temperature) dan tekanan (Pressure). Artinya gas Elpiji dapat di pampatkan sedangkan cairannya tidak, Sehingga jika terisi penuh maka dengan sedikit kenaikan suhu tabung Elpiji dapat pecah. Jika pecah maka cairan Elpiji tersembur keluar dan dengan cepat menjadi gas yang akan meledak jika bercampur dengan udara dan terpicu oleh loncatan bunga api atau elektik statis. Tabung Elpiji tidak boleh kosong samasekali karena secara teoritis dapat meledak sendiri, Walaupun peristiwa ledakan yang sesuai teori ini kemungkinannya satu kali diantara sejuta, tapi kan pemakainya puluhan juta. (Penjelasannya memerlukan analisa yang panjang).

Tabung Elpiji yang sedang terisi cairan dan gas tidak mungkin meledak karena gas elpijinya dalam keadaan jenuh. Kalaupun tekanannya terlalu tinggi melewati ambang batas maka tabung hanya menjadi pecah. Bahaya akan timbul jika gas muncrat keluar tidak ditanggulangi dengan benar. Bejana atau tabung seperti kapal-kapal tanker atau mobil-mobil tangki sampai dengan tabung-tabung yang ukuran kecil dapat meledak sendiri, karena sesuai dengan teori segitiga ledak yang kami paparkan diatas. Teori ini berlaku bagi bejana atau tabung yang dalam keadaan kosong karena dapat mengandung unsur-unsur yang dapat mengakibatkan ledakan yaitu ada campuran gas (hidrokarbon) dan udara(oksigin) serta ada pemicunya(elektrik statis).

jika ketiga unsur dari segitiga ledak terpenuhi maka akan terjadi ledakan, namun ledakan Tabung 3kg tidak seperti bom atau granat karena disamping isi (volume)sedikit juga tabung yang dikonstruksi bentuk silinder sangat kuat karena gaya dorongnya saling menghilangkan(baca ilmu gaya). Paling-paling yang kalah dan mental tercabut duluan adalah katup keamanannya termasuk rumah katup. (harus diingat bahwa tabung akan meledak pada saat kosong artinya tabung pernah bertekanan dibawah tekanan 1 atm sehingga volume campuran yang meledak sangat sedikit, tekanan tabung sesungguhnya pada ambient temperature k.l. 6 kg/cm2 Atm mutlak = ata)
Penulis, Johanis R. Mawuntu, Pensiunan Pertamina Perkapalan Tinggal di Jakarta.